Semenjak gw punya blog dari tahun 2008, gw selalu pengen nulis rekap tentang apa yg udh alamin selama 1 tahun pas malam pergantian tahun dr yg lama jd yg baru (contoh: 31 Des 2012), sekarang emang telat sih krn hr ini udh 1 Jan 2013, tapi ambil positifnya aja, ini blog bisa gw tulis.
2012, katanya sih tahun kiamat gara2 bangsa (jangan pake 't' di belakang) Maya cuma bikin kalender ampe 21 desember 2012, yg ternyata terbukti tidak benar. kita anggap saja bangsa Maya ini diisi oleh org2 malas yg tidak mau melanjutkan kerjanya membuat kalender. jadi, sekarang KIAMAT sungguh menjadi hak prerogatif sang khalik.
2012, 366 hari, banyak ya... lebih banyak 1 hari dibanding tahun2 pada umumnya berhubung dia tahun kabisat, karena ada banyak hari jd lumayan juga banyak pengalaman yg gw alami selama tahun ini, ada yang penting, ada yang ngga, dan yang mau gw rekap di sini yg penting2 aja lah ya, yg ngga penting sih gw jg udh lupa... jadi mari kita rekap kejadian2nya per bulan saja biar lbh mudah.
Januari
Bulan pertama di tahun 2012 dan di tahun2 lainnya. Kejadian penting di sini cuma gw bisa nonton Simple Plan konser di Jakarta. Demi ketidakinginan untuk menjilat ludah sendiri, gw HARUS nonton band ini konser jika dia tampil di Indonesia. Keinginan terkabul saat pengumuman itu datang di Agustus 2011, beli tiket secara online kemudian nonton konsernya pas Januari 2012. Band ini band favorit gw sejak 2002 pas mereka ngeluarin album pertama No Pads, No Helmets... Just Balls dan gw udh berjanji pd diri gw sendiri klo mereka dtg ke Indonesia, gw harus nonton. Sebelum 2012 mereka udh 2x dtg ke Jakarta dan gw belum dpt kesempatan nonton mereka konser, so saat itu tiba gw paksakan diri gw untuk nonton. Puas dgn penampilan live mereka, they're still the best for me.
Februari
Menjalani rutinitas menyelesaikan thesis s2 bersama dosen pembimbing gila di bulan ini kerjaan gw bolak balik melakukan uji sampel, rata2 bergaul dengan Pak Yopi dr Metalurgi buat uji sampel XRD dan mendiskusikan hasilnya. Jangan tanya soal tgl 14 di bulan ini coz still nothing special, hanya sebatang coklat yg diberikan terlamabat (tgl 15) dgn motif menagih utang akibat sang kecengan gw anter ke kota kecil di seputaran ibu kota utk menyelesaikan sedikit masalah pada kesiapan sebuah acara.
Maret
Mengejar matahari, mungkin judul yg cocok buat bulan ketiga ini. Cape dan ga bakalan dapet, itu intinya. Berusaha untuk lulus April maka gw ngebut sebisanya utk menyelesaikan urusan gw dengan sang dosen biadab hanya untuk mendapatkan bahwa usaha yg gw lakukan sia-sia. Di detik2 terakhir sebelum batas akhir seminar utk lulusan April dia bilang "Uji kamu ada yg kurang deh" dengan santainya. Ada yg minta digorok. ESMONI! terpaksa menunda kelulusan untuk yg kedua kalinya, mulai deh memikirkan bagaimana caranya gw bisa melakukan uji saat sampel yg diperlukan untuk uji tidak tersedia dan bahan untuk bikin sampel lagi udh semakin menipis, sangat tipis bahkan.
April
Harusnya sih, seyogyanya, sewajarnya, gw lulus bulan ini, tp karena dosen gila itu semua rencana tertunda. Ke serpong (pakai 'r' yah!) buat uji sampel, jauh2 utk melakukan hal yg sebenernya bisa dilakukan di itb, dengan biaya jauh lebih murah dan hasil yang jauh lebih bisa diharapkan. berdebat panjang lebar dgn sang dosen utk mempertahankan hasil uji yg sudah diperoleh dgn hasil kalah telak dan MAU TIDAK MAU harus melaksanakan keinginan sang dosen. Ada LRPTN.
Mei
Akhirnya segala urusan uji menguji sampel beres, disetujui untuk memantapkan laporan, sedikit berita baik. Dia belajar ujian akhir, mencoba membantu sebisanya. Sisanya nothing special.
Juni
Memberikan kado untuk ultah diri sendiri. Dinyatakan lulus setelah menjalani sidang thesis. rekap sedikit suasana sidang, rabu sore hari menunggu di lab sebelum pengadilan tiba, melihat ke luar jendela ada Altis D 80 JS di parkiran, "sedang apa bokap gw di kampus?". Si bokap hendak menonton sidang saya ternyata, kurang bikin tegang apa lg coba, berusaha cuek seperti biasa, toh saya memang org cuek. 'Dia' ga mau dtg krn ga dpt temen, jd cuma memberikan semangat via sms. Sidang berjalan setengah, tiba2 sahabat terbaik nongol dgn celana pendek dan sendal, ingin tertawa tp tidak pantas rasanya. Penguji 1 sangat baik, berhubung sering curhat soal masalah2 yg saya hadapi sepanjang mengerjakan thesis, pertanyaan2 yg diajukan cukup mudah dijawab, bahkan akhirnya mendapat saran yg cukup membangun. Penguji 2 orgnya detail, sedikit salah kena deh dicecar, tp yah ga buruk2 amat lah. Beres sidang menemani sang sahabat beli laptop baru lalu menghibur diri di tempat favorit, Starbucks Ciwalk. Ultah sih cuma dpt ucapan selamat saja biasa2 dr handai taulan, ga perlu diperbicangkan. Oh, dia ujian akhir, lulus.
Juli
Menerima kenyataan akibat kebodohan yg saya lakukan saya tidak bisa wisuda Juli. Cukup! Dia wisuda saat sodara sepupu menikah, berhubung tiap ada acara keluarga saya jd supir, so ga bs hadir di acara itu, sekuntum bunga pun tak sempat diberikan, hanya dibiarkan layu begitu saja di mobil yg terpanggang matahari.
Agustus
Bulan di mana saya banyak mengirimkan aplikasi2 untuk s3 di eropa. Sisanya, saya pun lupa apa yg terjadi di bulan ini. Jangan tanya lagi.
September
Bulan hibernasi karena hampir setiap org minta Wake me up when September ends. Begitu pula dgn saya, maklum mainstream. Mulai dpt kerjaan dr salah satu dosen muda di itb. Lembur pertama kalinya di kampus bahkan sejak masa2 kuliah dulu.
Oktober
WISUDA!! Itu aja sih yg penting. Yg lain ecek2. Wisuda yg sangat berbeda dr wisuda s1, kali ini sendirian ke sabuga tanpa didampingi orang tua. Wisudanya sendiri hari Jumat, beda ama wisuda s1 yg jatuh hari Sabtu. Menghadiri acara di prodi sendirian. Dan tumben gw dpt bunga dr 2 calon dosen yg msh berkeliaran di kampus. Ke jakarta, rapat di BP Migas. Eh kelewat, ada lg yg penting, SURABAYA!!! Bertiga dgn sobat karib melancong ke ibukota Jawa Timur ini mengunjungi kawan yg bekerja di sana. Mulai dr ngecengin anak2 Petra di Starbucks, naik gunung ampe sakit perut di Bromo, dan keliling2 di kota Malang. Ada yg mulai kerja jg di awal bulan ini.
November
Bulan hujan gara2 lagu November Rain. Bernostalgia dan reuni dgn sahabat2 jaman kuliah, nginep semalam di salah satu villa di Lembang. Masak shabu, main kartu, ketawa2, merencanakan masa depan, bergembira ria mengingat masa2 kuliah. FM 2013 mainan wajib tiap tahun release tp belum bisa menikmati karena bajakannya ga keluar.
Desember
The last but not the least. Bisa menikmati FM 2013, beli asli, terpaksa, tergoda. Tes TOEFL yg hasilnya amburadul. Dpt kerjaan proyek baru dan ilmu baru. Dan terakhir, natalan keluarga besar Situmorang Pande turunan Ompung Gintha di rumah berjalan mulus.
HABIS. 12 bulan udh gw rekap semua. Ada yg bahagia, ada yg bikin gondok, ada yg bikin galau. Tp smoga semuanya bs jd pengalaman berharga tak terlupakan dan jadi guru terbaik buat diri gw.
Tempat berbagi ilmu, pengalaman, dan cerita, serta unek-unek, dan hobi.. Selamat Membaca, Merenung, Mengkomen, dll...
Selasa, 01 Januari 2013
Minggu, 29 April 2012
Jadi Pastur Itu Keren
Minggu untuk memperingati panggilan iman Katolik kita baik sbagai biarawan-biarawati maupun awam selalu jatuh pada Minggu keempat Paskah tiap tahunnya. Dan minggu ini selalu diisi dengan ajakan untuk mengikuti jejak-jejak para pastur untuk melayani umat. Dan selalu saya merasa terpanggil. Cita-cita masa kecil itu terpanggil lagi, walau hanya sesaat terlintas lagi pikiran "jadi pastur itu keren".
Mungkin itu alasan yang salah untuk menyatakan keinginan jadi pastur. Pastur itu memiliki banyak tuntutan yang tidak mudah untuk dijalani. Untuk itu keyakinan untuk menyerahkan diri dan keinginan untuk melayani Tuhan sesama sangat kuat dibutuhkan. Hanya sekedar berpikiran "jadi pastur itu keren" pastilah tidak cukup untuk mendukung keinginan jadi pastur. Tapi pikiran itu adalah awal saya merasa terpanggil. Apakah panggilan itu benar atau salah saya tidak tahu.
Apa kata dasar "panggilan"? Secara wajar kita akan menjawab "panggil". Itu adalah awal khotbah Fr. Yosef Rianghepat, SS.CC di misa tadi pagi. Fr. Yosef bercerita, bagi para pelajar seminari calon pastur di mana dulu dia menuntut ilmu kata dasar "panggilan" adalah "gila"! Yah, keinginan untuk menjadi pastur itu "gila" menurut dia. Sambil menunjuk Pst. Nugroho Krisusanto, SS.CC yang terduduk diam di kursinya dia bertanya, "Apa yang kurang dari beliau?". "Ganteng, cerdas pula, tapi dia memilih untuk menjadi pastur, apa dia tidak gila?". "Menjadi pastur berarti harus hidup miskin, tidak punya apa-apa, harus hidup taat, siap ditempatkan di manapun oleh kongregasi, dan harus selibat, tidak punya istri, itu sulit loh untuk dilakukan," lanjut Fr. Yosef. Saya mengakui jadi pastur itu memang tindakan gila, tapi tetap keren.
Masuk pada minggu panggilan, saya selalu teringat cerita teman saya Pst. Freddy, OSC saat pentahbisannya di gereja Baros,Cimahi tahun 2009 lalu. Dia berkata, "Saya sudah, sekarang giliran kalian". Dia mengajak anak-anak muda yang waktu itu hadir pada pentahbisannya untuk mengikuti jejaknya sebagai pastur. "Ladang banyak tetapi pekerja sedikit," lanjutnya, mengingatkan pada sebuah kutipan Alkitab agar para pemuda tertarik jadi pastur.
Keinginan yang tidak mungkin lagi saya wujudkan saat ini. Cita-cita masa kecil yang harus saya lupakan, tapi saya selamanya akan selalu beranggapan bahwa "jadi pastur itu keren"!
Jumat, 30 Desember 2011
In the Middle of Nowhere
Middle of nowhere klo dibahasa Indonesiakan mungkin artinya di tengah2 antah berantah. Bukan negri di cerita dongeng ya, tapi memang suatu tempat yang sama sekali ga familiar. Kenapa gw tertarik nulis beginian? Karna gw 'ciong' ama jenis2 tempat seperti ini. Dalam sebulan 2x gw sial tiap kali menyambangi tempat2 ga lazim.
Kejadian 1
17 Desember 2011
Main-main ke ibukota, sehari sebelum nikahan sang mantan kahim Auzan dan istrinya Anita. Siang-siang menghabiskan waktu di Senayan City, makan dan nonton MI4. Malemnya sehabis nonton rencana kembali ke kosan Chinmi sebelum lanjut cari makan malam. Memang malang ga bisa ditolak, ada kawinan di tengah2 jalan + dangdutan, jalan menuju kosan Chinmi pun dialihkan. Chinmi yang masih baru di daerah itu tersesat ga tau jalan dan gw yang ngikutin dia terbawa dalam kesialan itu. Sampai di tengah2 kuburan berjalan buntu mobil Avanza yang gw bawa mogok! Setelah mati tidak bisa dihidupkan lagi, distarter berkali2 mobil tetap ngadat. Satu2nya solusi menunggu mesin mobil dingin untuk bisa dihidupkan kembali. Mau tak mau nunggu di tengah2 kuburan. Untungnya kuburan ini ga sepi dan cukup terang, jadi ga bikin takut. Kesialan lain, tanah di sekitar kuburan ini basah, menyelimuti ban mobil dengan tanah semua. Lebih lagi, sepatu dan sendal yang kami pakai pun tertutup tanah semua. Mobil jadi kotor, alas kaki ga bisa dipakai. Setelah mobil bisa hidup kembali, kami melanjutkan perjalanan ke kos Chinmi. Sesampainya di sana sudah pukul 23.30, restoran mana yang masih buka jam segitu? Yah, cuma restoran fast food alias junk food. Kami pesan KFC. Sebelum itu, kami semua sibuk mencuci alas kaki yang penuh tanah. BUUAARRGGGHHH. Karena KFC terdekat sudah tutup, entah deh tu sistem delivery memesan dari KFC cabang mana. Makanan baru datang jam 1 pagi dan saat itulah kami baru makan. Gila sialnya! Jakarta dan tengah2 kuburan emang daerah ga lazim buat gw, kesialan pertama in the middle of nowhere.
Kejadian 2
30 Desember 2011
Diawali dengan nonton StandUp Nite BDG 4, sebuah acara yang menampilkan comic2 stand comedy Indonesia di Saung Angklung Udjo. Nah, baru pertama kali ke tempat ini, sama sekali ga familiar dengan daerahnya. Walaupun masih di Bandung, tapi daerah ini bukan tempat main gw. Buta daerah, untung ada iPad menyelamatkan, walau tersesat dikit tapi akhirnya bisa sampai tempat tujuan dengan selamat. Pulangnya harus nganterin seorang temen ke rumahnya, berhubung itu udah jam 12 malam. Ini kali kedua gw harus nganter dia ke rumahnya, tapi waktu pertama kali ke sana gw ga begitu hapal jalan. Diarahin deh melalui jalan petak yang diapit sawah di kanan-kirinya. "Daerah apa ini?" pikir gw. Jam 12 malem, jalanan udh sepi, tiba2 di depan muncul mobil. Ni jalan cuma cukup buat 1 mobil aja utk lewat. Merasa sulit, gw pun mundur, ngalah. Gw pikir dengan mundur lurus aja cukup, ga liat spion kiri, tiba2 mobil amblas ke pinggir sawah. BANGKAI! Dua-tiga kali dicoba ngegas maju mobil stuck. "Waduh, gimana ini," batin gw, udh jam 12 malem dan ga mungkin minta tolong org. Akhirnya penumpang gw suruh turun dan gw coba lagi untuk majuin mobil, untungnya berhasil. FIUHHH... Dalam waktu 2 minggu dapet 2 kesialan in the middle of nowhere.
Kejadian 1
17 Desember 2011
Main-main ke ibukota, sehari sebelum nikahan sang mantan kahim Auzan dan istrinya Anita. Siang-siang menghabiskan waktu di Senayan City, makan dan nonton MI4. Malemnya sehabis nonton rencana kembali ke kosan Chinmi sebelum lanjut cari makan malam. Memang malang ga bisa ditolak, ada kawinan di tengah2 jalan + dangdutan, jalan menuju kosan Chinmi pun dialihkan. Chinmi yang masih baru di daerah itu tersesat ga tau jalan dan gw yang ngikutin dia terbawa dalam kesialan itu. Sampai di tengah2 kuburan berjalan buntu mobil Avanza yang gw bawa mogok! Setelah mati tidak bisa dihidupkan lagi, distarter berkali2 mobil tetap ngadat. Satu2nya solusi menunggu mesin mobil dingin untuk bisa dihidupkan kembali. Mau tak mau nunggu di tengah2 kuburan. Untungnya kuburan ini ga sepi dan cukup terang, jadi ga bikin takut. Kesialan lain, tanah di sekitar kuburan ini basah, menyelimuti ban mobil dengan tanah semua. Lebih lagi, sepatu dan sendal yang kami pakai pun tertutup tanah semua. Mobil jadi kotor, alas kaki ga bisa dipakai. Setelah mobil bisa hidup kembali, kami melanjutkan perjalanan ke kos Chinmi. Sesampainya di sana sudah pukul 23.30, restoran mana yang masih buka jam segitu? Yah, cuma restoran fast food alias junk food. Kami pesan KFC. Sebelum itu, kami semua sibuk mencuci alas kaki yang penuh tanah. BUUAARRGGGHHH. Karena KFC terdekat sudah tutup, entah deh tu sistem delivery memesan dari KFC cabang mana. Makanan baru datang jam 1 pagi dan saat itulah kami baru makan. Gila sialnya! Jakarta dan tengah2 kuburan emang daerah ga lazim buat gw, kesialan pertama in the middle of nowhere.
Kejadian 2
30 Desember 2011
Diawali dengan nonton StandUp Nite BDG 4, sebuah acara yang menampilkan comic2 stand comedy Indonesia di Saung Angklung Udjo. Nah, baru pertama kali ke tempat ini, sama sekali ga familiar dengan daerahnya. Walaupun masih di Bandung, tapi daerah ini bukan tempat main gw. Buta daerah, untung ada iPad menyelamatkan, walau tersesat dikit tapi akhirnya bisa sampai tempat tujuan dengan selamat. Pulangnya harus nganterin seorang temen ke rumahnya, berhubung itu udah jam 12 malam. Ini kali kedua gw harus nganter dia ke rumahnya, tapi waktu pertama kali ke sana gw ga begitu hapal jalan. Diarahin deh melalui jalan petak yang diapit sawah di kanan-kirinya. "Daerah apa ini?" pikir gw. Jam 12 malem, jalanan udh sepi, tiba2 di depan muncul mobil. Ni jalan cuma cukup buat 1 mobil aja utk lewat. Merasa sulit, gw pun mundur, ngalah. Gw pikir dengan mundur lurus aja cukup, ga liat spion kiri, tiba2 mobil amblas ke pinggir sawah. BANGKAI! Dua-tiga kali dicoba ngegas maju mobil stuck. "Waduh, gimana ini," batin gw, udh jam 12 malem dan ga mungkin minta tolong org. Akhirnya penumpang gw suruh turun dan gw coba lagi untuk majuin mobil, untungnya berhasil. FIUHHH... Dalam waktu 2 minggu dapet 2 kesialan in the middle of nowhere.
Rabu, 28 Desember 2011
Resolusi
Tahun 2011 sebentar lagi lewat digantikan yahun 2012. Nah, tiap akhir tahun pasti kata ini booming banget. RESOLUSI. Apa sih itu, kenapa orang-orang selalu berminat melakukan hal ini, apa pentingnya?? Bingung.
Resolusi, mungkin asalnya dari kata solusi yang dibubuhi awalan re-, tapi setelah ditelaah lagi di bahasa Indonesia tidak ada awalan re-. Solusi sendiri menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti penyelesaian, pemecahan (masalah, dsb), jalan keluar. Tapi di kamus bahasa Indonesia ada juga kata resolusi yang berarti putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.
Dari arti 2 kata di atas, saya masih tetap bingung tentang pengertian resolusi tahun baru itu apa. Apakah kita menuntut terjadinya suatu hal untuk terjadi pada tahun yang akan datang? Jika kita menuntut, siapa yang kita tuntut? Tuhan, diri kita sendiri, atau orang lain? Apa konsekuensi yang diperoleh jika tuntutan tidak dipenuhi? Resolusi sendiri berarti pernyataan tertulis. Di mana kita menuliskan resolusi tahun baru itu? Hati, secarik kertas? Benar-benar tidak bisa dipahami.
Saya mencoba kembali ke perkiraan awal saya mengenai kata resolusi, yakni kata solusi yang diberi awalan re-. Awalan re- dalam bahasa inggris sering diartikan dengan 'kembali'. Contohnya repeating berarti pengulangan kembali. Jika pengertian ini diterapkan pada kata resolusi, maka menjadi pemecahan masalah kembali. Resolusi tahun baru menjadi memiliki makna menyelesaikan masalah yang tertunda pada tahun sebelumnya. Target-target yang belum bisa dicapai pada tahun sebelumnya coba diraih pada tahun yang baru. Hal ini jadi cukup masuk akal mengenai makna resolusi tahun baru.
Saya sendiri tidak pernah membuat resolusi tahun baru. Tidak pernah menetapkan target-target tertentu untuk diraih pada tahun yang akan datang. Hidup sudah ada yang mengatur, biarkan saja mengalir dan berjalan apa adanya. Harapan tentu ada, akan seperti apa tahun yang baru ini akan berjalan bagi saya, tapi tidak membuat saya harus menetapkan target-target khusus yang perlu dicapai. Bagi teman-teman yang memiliki resolusi tahun baru, semoga semuanya bisa tercapai di tahun yang akan datang ini.
HAPPY NEW YEAR!
Resolusi, mungkin asalnya dari kata solusi yang dibubuhi awalan re-, tapi setelah ditelaah lagi di bahasa Indonesia tidak ada awalan re-. Solusi sendiri menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti penyelesaian, pemecahan (masalah, dsb), jalan keluar. Tapi di kamus bahasa Indonesia ada juga kata resolusi yang berarti putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.
Dari arti 2 kata di atas, saya masih tetap bingung tentang pengertian resolusi tahun baru itu apa. Apakah kita menuntut terjadinya suatu hal untuk terjadi pada tahun yang akan datang? Jika kita menuntut, siapa yang kita tuntut? Tuhan, diri kita sendiri, atau orang lain? Apa konsekuensi yang diperoleh jika tuntutan tidak dipenuhi? Resolusi sendiri berarti pernyataan tertulis. Di mana kita menuliskan resolusi tahun baru itu? Hati, secarik kertas? Benar-benar tidak bisa dipahami.
Saya mencoba kembali ke perkiraan awal saya mengenai kata resolusi, yakni kata solusi yang diberi awalan re-. Awalan re- dalam bahasa inggris sering diartikan dengan 'kembali'. Contohnya repeating berarti pengulangan kembali. Jika pengertian ini diterapkan pada kata resolusi, maka menjadi pemecahan masalah kembali. Resolusi tahun baru menjadi memiliki makna menyelesaikan masalah yang tertunda pada tahun sebelumnya. Target-target yang belum bisa dicapai pada tahun sebelumnya coba diraih pada tahun yang baru. Hal ini jadi cukup masuk akal mengenai makna resolusi tahun baru.
Saya sendiri tidak pernah membuat resolusi tahun baru. Tidak pernah menetapkan target-target tertentu untuk diraih pada tahun yang akan datang. Hidup sudah ada yang mengatur, biarkan saja mengalir dan berjalan apa adanya. Harapan tentu ada, akan seperti apa tahun yang baru ini akan berjalan bagi saya, tapi tidak membuat saya harus menetapkan target-target khusus yang perlu dicapai. Bagi teman-teman yang memiliki resolusi tahun baru, semoga semuanya bisa tercapai di tahun yang akan datang ini.
HAPPY NEW YEAR!
Rabu, 21 Desember 2011
Selamat Hari Ibu
Iwan Fals - Ibu
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu...
--------------------------------------------------------------------------------
Ibu, mama, mami, bunda, umi, inang, apapun sebutannya tetap menjadi orang penting dalam hidup kita. Hari ibu diperingati setiap anak setiap tanggal 22 Desember. Walau tanpa ayah, sang anak tidak mungkin hadir ke dunia, tapi tetap saja ibu menjadi sosok penting untuk setiap anak. Surga ada di telapak kaki ibu, bukan ayah. Tanpa kita sadari, ibu mungkin lebih mengenal diri kita dibanding diri kita sendiri. Ibu sebagai orang tua tunggal sering bisa berperan ganda juga sebagai ayah bagi sang anak. Tapi hanya sedikit ayah yang mampu berperan seperti ibu. Ibu di manapun berada akan selalu ingat anaknya, mendoakan dia, sebbesar apapun dosa dan kenakalan anaknya ibu tidak menyimpan dendam dan selalu mau memaafkan anaknya. Ibu membimbing, menuntun anak-anaknya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Itu yang membuat sosok ibu menjadi spesial.
23 tahun lebih hidup bersama mama. Banyak dosa dan kesalahan sudah saya lakukan. Berkali-kali membuat mama menangis, stress, cemas dengan setiap hal-hal buruk yang saya lakukan. 23 tahun ini tidak pernah sedikitpun saya jalani dengan kekurangan kasih sayang seorang ibu. Mungkin tindakan saya banyak menyakiti hatinya, tapi ketahuilah dalam hati saya yang paling dalam saya menyayanginya, mencintainya sepenuh hati. Karena tak ada sosok sepertinya di dunia ini. Mama akan selalu spesial untukku.
I LOVE YOU, MOM!
Selamat Hari Ibu
--------------------------------------------------------------------------------
Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. - Kahlil Gibran
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu...
--------------------------------------------------------------------------------
Ibu, mama, mami, bunda, umi, inang, apapun sebutannya tetap menjadi orang penting dalam hidup kita. Hari ibu diperingati setiap anak setiap tanggal 22 Desember. Walau tanpa ayah, sang anak tidak mungkin hadir ke dunia, tapi tetap saja ibu menjadi sosok penting untuk setiap anak. Surga ada di telapak kaki ibu, bukan ayah. Tanpa kita sadari, ibu mungkin lebih mengenal diri kita dibanding diri kita sendiri. Ibu sebagai orang tua tunggal sering bisa berperan ganda juga sebagai ayah bagi sang anak. Tapi hanya sedikit ayah yang mampu berperan seperti ibu. Ibu di manapun berada akan selalu ingat anaknya, mendoakan dia, sebbesar apapun dosa dan kenakalan anaknya ibu tidak menyimpan dendam dan selalu mau memaafkan anaknya. Ibu membimbing, menuntun anak-anaknya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Itu yang membuat sosok ibu menjadi spesial.
23 tahun lebih hidup bersama mama. Banyak dosa dan kesalahan sudah saya lakukan. Berkali-kali membuat mama menangis, stress, cemas dengan setiap hal-hal buruk yang saya lakukan. 23 tahun ini tidak pernah sedikitpun saya jalani dengan kekurangan kasih sayang seorang ibu. Mungkin tindakan saya banyak menyakiti hatinya, tapi ketahuilah dalam hati saya yang paling dalam saya menyayanginya, mencintainya sepenuh hati. Karena tak ada sosok sepertinya di dunia ini. Mama akan selalu spesial untukku.
I LOVE YOU, MOM!
Selamat Hari Ibu
--------------------------------------------------------------------------------
Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. - Kahlil Gibran
Jumat, 09 Desember 2011
Menikmati Kebosanan
Saya sering merasa bosan, padahal rutinitas saya sehari-hari tidak melulu sama. Kata orang, itu karena saya Gemini. Zodiak Gemini memang ditulis memiliki sifat mudah bosan dan selalu menginginkan hal-hal baru datang dalam hidupnya. Antara percaya dan tidak, tapi memang pada dasarnya saya mudah bosan. Beberapa hari yang lalu saya temukan artikel ini di akun Setitik Embun Inspirasi di jejaring sosial Facebook, judulnya terasa pas, maka saya sadur saja ke blog ini.
MENIKMATI KEBOSANAN
Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”
Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”
Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”
Pak Tua : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”
Tamu : “Bagaimana menghilangkan kebosanan?”
Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”
Tamu : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”
Pak Tua: “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”
Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua.”
Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka
kebosanan pun akan hilang.”
Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”
Pak Tua : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”
Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”
Tamu : “Contohnya?”
Pak Tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.
Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?”
Sambil tersenyum Pak Tua berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”
sumber: unknown
MENIKMATI KEBOSANAN
Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”
Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”
Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”
Pak Tua : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”
Tamu : “Bagaimana menghilangkan kebosanan?”
Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”
Tamu : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”
Pak Tua: “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”
Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua.”
Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka
kebosanan pun akan hilang.”
Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”
Pak Tua : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”
Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”
Tamu : “Contohnya?”
Pak Tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.
Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?”
Sambil tersenyum Pak Tua berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”
sumber: unknown
Rabu, 30 November 2011
Stand Up Comedy Indonesia
Udh lama bgt ingin nulis tentang ini, skrg baru kesampaian....
Stand Up Comedy Indonesiaaa.... Let's Make Laugh!
Kata-kata itu sekarang terdengar tiap hari Sabtu malam di Kompas TV. Yah, memang ada reality show ajang cari bakat seorang Stand Up Comedian alias comic di stasiun tv tersebut. Acara yang dibawakan Raditya Dika dan Panji Pragiwaksono dan dijurikan oleh Butet Kertaradjasa, Astrid Tiar, dan Indro Warkop itu menyeleksi 13 orang comic dan mencari yang terbaik. Dari acara ini saya mengenal apa itu stand up comedy, suatu gaya berkomedi yang baru di Indonesia, booming, dan hangat di mana-mana.
Setelah melihat tayangan di Kompas TV, beberapa hari kemudian saya mendapati adanya orang ber-stand up comedy di sebuah acara talkshow di Metro TV. Besokny ada sebuah acara bertajuk Stand Up Comedy di stasiun tv yang sama berdurasi 30 menit, menampilkna 3 orang comic yang siap mengocok perut Anda. Saya pikir, "Wah, koq sekarang di mana-mana ada stand up comedy, topik baru yang hangat nih"
Tapi rasanya belum banyak orang di Indonesia yang kenal dengan stand up comedy. Banyak orang yang masih bertanya-tanya apa sih itu stand up comedy, apa menariknya?
Stand up comedy sendiri sudah terkenal di Amerika dan Eropa. Di mana seorang comic berdiri sendirian dan mengungkapkan lelucon dan humor-humor cerdas bebasis story telling yang kemudian diakhiri dengan sebuah punch line yang keluar dan sangat berbelok dari apa yang disampaikan saat dia ber-story telling. Stand up comedy adalah komedi berbasis cerita yang mengangkat tema-tema umum yang dihumorkan berdasarkan cara pandang seseorang. Saat seorang geli, risih, aneh dengan suatu hal tertentu dia mengangkat tema tersebut menjadi sebuah komedi cerdas.
Berbeda dengan jenis-jenis lelucon dan humor yang sudah umum di Indonesia, stand up comedy adalah suatu hal yang baru dan ingin berkembang. Di mana komedi Indonesia saat ini lebih mengedepankan komedi fisik dan slap stick, banyolan2 pelesetan, dan humor-humor pantun; stand up comedy memberikan sesuatu yang baru dan lebih cerdas. Seorang comic dituntut memiliki kepekaan sosial, daya obeservasi dan kecerdasan yang mampu dia tuangkan menjadi suatu bahan renungan lewat komedi. Seorang comic dalam menyusun bahan lawakannya sering dituntut untuk menulis terlebih dahulu, spontanitas hanya menjadi hal pendukung dalam jenis komedi ini. Keterampilan teatrikal juga mendukung suksesnya jenis komedi ini. Berbeda dengan komedi berkelompok, sendirian di atas panggung juga menjadi beban tersendiri bagi seorang comic. Saat bahan candaannya tidak lucu, garing, dan tidak mampu membuat penonton tertawa, hal itu harus ditanggung sendirian. Dengan stand up comedy sesuatu yang aneh dan kontroversial, suatu kritik sosial dan hal-hal tabu dapat disampaikan melalui cara yang berbeda dan dapat membuat orang tertawa. Menjadikan stand up comedy suatu hiburan yang layak disimak. Bukannya menampilkan hal-hal klise yang memperbodoh, tayangan stand up comedy menghibur sekaligus juga mencerdaskan bangsa.
Raditya Dika, Panji Pragiwaksono, Soleh Solihun, Iwel, Mongol, dan Ramon Papana sekarang banyak tampil di stasiun-stasiun tv membawakan stand up comedy sekaligus memperkenalkannya pada khalayak Indonesia. Video youtube juga menjadi media yang dipakai untuk memperkenalkan jenis komedi ini. Lihat video youtube dari Raditya Dika berikut ini
http://www.youtube.com/watch?v=VugK05JE7EA
Di sini dia mengolok-olok Sm*sh, iklan keramas, dan sinetron Indonesia di sebuah stasiun tv di mana jaman sekarang koq masih ada sinetron yang naik-naik elang. Olok-olokan ini disajikan segar, menggelitik, cerdas, dan MENGHIBUR. Dengan mendengar stand up comedy bahkan olok-olokan sarkastis seperti itu tidak lagi terdengar menyebalkan, yang ada malah tertawaan. Bahkan sekarang "elang" jadi suatu bahan candaan umum di akun jejaring sosial milik raditya Dika. Mungkin beberapa orang stand up comedy hanya menjelekkan sesuatu, tapi coba tontonlah Akbar, salah seorang peserta ajang cari bakat Stand Up Comedy Indonesia di Kompas TV. Dia mampu mengangkat topik-topik umum dan mencari anekdot-anekdot unik dari topik-topik tersebut, bukan mengejek, tetapi dia membuat para penonton merenung mengenai kebenaran anekdot-anekdot itu melalui penyampaian yang jenaka.
Hargai stand up comedy, coba pahami kedalamannya, maka Anda akan merasa terhibur dengan jenis komedi ini. Menjadi stand up comedian itu tidak mudah, tapi saya yakin sekarang menjadi salah satu lahan pekerjaan di bidang entertainment yang paling diminati.
Maju terus Stand up Comedy Indonesia.
Stand Up Comedy Indonesiaaa... Let's Make Laugh!
Sekian
Stand Up Comedy Indonesiaaa.... Let's Make Laugh!
Kata-kata itu sekarang terdengar tiap hari Sabtu malam di Kompas TV. Yah, memang ada reality show ajang cari bakat seorang Stand Up Comedian alias comic di stasiun tv tersebut. Acara yang dibawakan Raditya Dika dan Panji Pragiwaksono dan dijurikan oleh Butet Kertaradjasa, Astrid Tiar, dan Indro Warkop itu menyeleksi 13 orang comic dan mencari yang terbaik. Dari acara ini saya mengenal apa itu stand up comedy, suatu gaya berkomedi yang baru di Indonesia, booming, dan hangat di mana-mana.
Setelah melihat tayangan di Kompas TV, beberapa hari kemudian saya mendapati adanya orang ber-stand up comedy di sebuah acara talkshow di Metro TV. Besokny ada sebuah acara bertajuk Stand Up Comedy di stasiun tv yang sama berdurasi 30 menit, menampilkna 3 orang comic yang siap mengocok perut Anda. Saya pikir, "Wah, koq sekarang di mana-mana ada stand up comedy, topik baru yang hangat nih"
Tapi rasanya belum banyak orang di Indonesia yang kenal dengan stand up comedy. Banyak orang yang masih bertanya-tanya apa sih itu stand up comedy, apa menariknya?
Stand up comedy sendiri sudah terkenal di Amerika dan Eropa. Di mana seorang comic berdiri sendirian dan mengungkapkan lelucon dan humor-humor cerdas bebasis story telling yang kemudian diakhiri dengan sebuah punch line yang keluar dan sangat berbelok dari apa yang disampaikan saat dia ber-story telling. Stand up comedy adalah komedi berbasis cerita yang mengangkat tema-tema umum yang dihumorkan berdasarkan cara pandang seseorang. Saat seorang geli, risih, aneh dengan suatu hal tertentu dia mengangkat tema tersebut menjadi sebuah komedi cerdas.
Berbeda dengan jenis-jenis lelucon dan humor yang sudah umum di Indonesia, stand up comedy adalah suatu hal yang baru dan ingin berkembang. Di mana komedi Indonesia saat ini lebih mengedepankan komedi fisik dan slap stick, banyolan2 pelesetan, dan humor-humor pantun; stand up comedy memberikan sesuatu yang baru dan lebih cerdas. Seorang comic dituntut memiliki kepekaan sosial, daya obeservasi dan kecerdasan yang mampu dia tuangkan menjadi suatu bahan renungan lewat komedi. Seorang comic dalam menyusun bahan lawakannya sering dituntut untuk menulis terlebih dahulu, spontanitas hanya menjadi hal pendukung dalam jenis komedi ini. Keterampilan teatrikal juga mendukung suksesnya jenis komedi ini. Berbeda dengan komedi berkelompok, sendirian di atas panggung juga menjadi beban tersendiri bagi seorang comic. Saat bahan candaannya tidak lucu, garing, dan tidak mampu membuat penonton tertawa, hal itu harus ditanggung sendirian. Dengan stand up comedy sesuatu yang aneh dan kontroversial, suatu kritik sosial dan hal-hal tabu dapat disampaikan melalui cara yang berbeda dan dapat membuat orang tertawa. Menjadikan stand up comedy suatu hiburan yang layak disimak. Bukannya menampilkan hal-hal klise yang memperbodoh, tayangan stand up comedy menghibur sekaligus juga mencerdaskan bangsa.
Raditya Dika, Panji Pragiwaksono, Soleh Solihun, Iwel, Mongol, dan Ramon Papana sekarang banyak tampil di stasiun-stasiun tv membawakan stand up comedy sekaligus memperkenalkannya pada khalayak Indonesia. Video youtube juga menjadi media yang dipakai untuk memperkenalkan jenis komedi ini. Lihat video youtube dari Raditya Dika berikut ini
http://www.youtube.com/watch?v=VugK05JE7EA
Di sini dia mengolok-olok Sm*sh, iklan keramas, dan sinetron Indonesia di sebuah stasiun tv di mana jaman sekarang koq masih ada sinetron yang naik-naik elang. Olok-olokan ini disajikan segar, menggelitik, cerdas, dan MENGHIBUR. Dengan mendengar stand up comedy bahkan olok-olokan sarkastis seperti itu tidak lagi terdengar menyebalkan, yang ada malah tertawaan. Bahkan sekarang "elang" jadi suatu bahan candaan umum di akun jejaring sosial milik raditya Dika. Mungkin beberapa orang stand up comedy hanya menjelekkan sesuatu, tapi coba tontonlah Akbar, salah seorang peserta ajang cari bakat Stand Up Comedy Indonesia di Kompas TV. Dia mampu mengangkat topik-topik umum dan mencari anekdot-anekdot unik dari topik-topik tersebut, bukan mengejek, tetapi dia membuat para penonton merenung mengenai kebenaran anekdot-anekdot itu melalui penyampaian yang jenaka.
Hargai stand up comedy, coba pahami kedalamannya, maka Anda akan merasa terhibur dengan jenis komedi ini. Menjadi stand up comedian itu tidak mudah, tapi saya yakin sekarang menjadi salah satu lahan pekerjaan di bidang entertainment yang paling diminati.
Maju terus Stand up Comedy Indonesia.
Stand Up Comedy Indonesiaaa... Let's Make Laugh!
Sekian
Langganan:
Postingan (Atom)